Orangutan

Orangutan

Orangutan, secara genetis memiliki kemiripan sifat manusia. Maka jangan heran jika beberapa perilakunya menunjukkan kemiripan dengan manusia. Sangat unik. Sayang, jenis kera besar yang hanya hidup di Indonesia ( termasuk Borneo di Malaysia) nasibnya terancam punah. Mari, saatnya memikirkan kelestarian hutan, Orangutan dan manusia.

Orangutan

Orangutan Kalimantan, Bornean Orangutan, memili nama ilmiah Pongo pygmaeus. Salah satu jenis kera besar yang hanya hidup di Pulau Borneo (Indonesia dan Malaysia) dengan status Endangered Species oleh IUCN. Gambar ini adalah anak Orangutan yang diambil di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Orangutan berperan secara ekologis dalam menjaga kelestarian hutan melalui distribusi tumbuhan dan berbagai fungsi ekologis lainnya.

Lindungi Kami

Dua orangutan Sumatera (Pongo abelii), Mina (36), dan anaknya, Chaterine (3), sehabis menyantap dua sisir pisang di taman Nasional Gunung Leuser, Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (8/5). Mereka butuh perlindungan dari ancaman pemburu maupun pengrusakan hutan yang menjadi habitat orangutan.

Saat Orangutan Menjadi Hama

22 November 2010Peniraman, Sungai Pinyuh - Kalimantan Barat.Dua ekor orangutan, induk dan anaknya, tertangkap dan jadi tontonan oleh penduduk karena memasuki area ladang dan kebun penduduk setempat.  Untuk bisa melumpuhkannya penduduk memukuli, merendamnya dalam kolam lalu mengikatnya. Diperkirakan akibat hutan-hutan tempat habitat orangutan yang terus menyusut menyebabkan orangutan itu berkeliaran di ladang dan kebun penduduk untuk mencari makan. Saat itulah orangutan sebagai binatang yang dilindungi undang-undang dianggap menjadi hama bagi masyarakat. Akhirnya induk orangutan itu kemudian mati. (Feri Latief)

Yang Tersisa

Orangutan ini kehilangan keluarga dan habitatnya karena hutan tempatnya bernaung diubah menjadi kebun kelapa sawit di Kalimantan Selatan.

Sindikasikan konten